History Of Kerupuk


Panganan renyah pendamping makan ini ternyata tercatat di prasasti Batu Pura, menuliskan tentang kerupuk rambak terbuat dari kulit kerbau atau sapi, semenjak abad ke-9 M atau ke-10 M di Pulau Jawa.

Menyebar pada Abad ke-19 M

Seiring berkembangnya waktu, kerupuk menyebar ke penjuru nusantara bahkan sampai ke Semenanjung Melayu. Dalam naskah Melayu karya Abdul Kadir Munsyi, saat menyebut Kuantan (Malaysia) sekitar abad ke-19 M disebut juga tentang keropok alias kerupuk. Bukan orang Melayu saja, kerupuk mulai disukai pada zaman penjajahan Belanda. Sehingga kerupuk harus selalu ada di setiap hidangan nusantara.

Kerupuk atau krupuk adalah makanan ringan yang pada umumnya dibuat dari adonan tepung tapioka dicampur bahan perasa seperti udang atau ikan yang berasal dari Indonesia. Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Makanan ini populer di kalangan masyarakat Indonesia sebagai lauk hidangan.

Kegunaan mengkonsumsi Kerupuk Kulit secara teratur dan secukupnya :

1. Dapat Mengobati Maag

Manfaat kerupuk kulit pertama yaitu dapat mengobati sakit maag. Kerupuk kulit dapat dapat menyembuhkan gejala mual dan perih pada perut akibat gangguan maag. Apabila sering mengalami gejala maag, maka dapat dicoba untuk mengkonsumsi kerupuk kulit setiap gejala tersebut muncul. Dengan mengkonsumsi kerupuk kulit, maka rasa sakit dan juga perih pada lambung dapat hilang dan teratasi tanpa perlu mengkonsumsi obat.

2. Baik untuk Pertumbuhan Tulang

Manfaat mengkonsumsi kerupuk kulit selanjutnya yaitu baik untuk pertumbuhan tulang. Walaupun hanya makanan ringan, namun kerupuk kulit punya kandungan protein hewani cukup tinggi, misalnya kalsium dan fosfor. Kandungan kalsium serta fosfor sangat bagus untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Jadi mengonsumsi kerupuk kulit sangat bermanfaat bagi yang masih dalam masa pertumbuhan. Selain disukai orang dewasa, kerupuk kulit juga disukai oleh anak-anak.

3. Menambah Cadangan Energi

Kerupuk kulit juga dapat membantu menambah cadangan energi . Mengonsumsi kerupuk kulit pada pagi atau siang hari lebih baik karena bermanfaat sebagai penambah cadangan energi. Kandungan protein hewani di dalamnya dapat berfungsi untuk menyimpan energi cadangan dalam tubuh, sehingga dapat membantu aktivitas harian.

4. Tinggi Akan Kandungan Protein

Kerupuk kulit merupakan salah satu produk hewani. Salah satu kandungan gizi yang penting, yang ada pada makanan kerupuk kulit ini adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Protein memiliki banyak manfaat yang penting bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah baik untuk pertumbuhan dan regenerasi sel-sel tubuh. Protein sangat bermanfaat bagi tubuh seperti memperbaiki sel-sel yang rusak, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu pertumbuhan. Protein hewani juga dapat membentuk organ otak manusia serta sel darah merah, sehingga berguna untuk meningkatkan fungsi otak. Asupan protein hewani yang cukup dapat membantu pembentukan serta keseimbangan hormon.

5. Baik untuk Pencernaan

Kerupuk kulit yang dibuat dengan kulit hewan mengandung serat yang tinggi. Serat ini berperan penting dalam melancarkan pencernaan dan mengatasi sulit BAB. Jadi mengonsumsi kerupuk kulit setelah makan cukup baik bagi sistem pencernaan.

https://www.akademipim.ac.id/blog/7-manfaat-kerupuk-kulit-dan-3-efek-sampingnya-jika-dikonsumsi-berlebihan/

BACK TO SNACKPEDIA